Diberdayakan oleh Blogger.

Gabung Yukk

(garing) SEBUAH CURHATAN HATI

Selasa, 31 Desember 2013
Posted by anakgaring
Semenjak peristiwa bersejarah yang memilukan itu, aku berkomitmen buat nggak pacaran. Meskipun selanjutnya banyak cewek yang bikin jatuh hati dan ngerespon. Aku berusaha menjaga komitmen ini. Namun pikiran dan hati ini selalu saja ngedorong buat suka n nembak cewek.
Emang kodrat sih, ketertarikan dengan lawan jenis. Setiap hari dan setiap waktu ku mencoba menperingatkan diri sendiri bahwa cinta pada masa pacaran adalah cinta yang palsu, cinta yang asli adalah saat bertemu pasangan tulang rusuk yang telah disediakan oleh tuhan, yaitu setelah nikah.
Tapi tetap saja hati dan pikiran ini mendorong untuk pacaran saat liat cewek yang menggoda hati.  Ini sebenarnya yang buat menderita, susah tidur kalau pikiran ini datang. Disatu  sisi, pacaran itu membuat hati berbunga – bunga tetapi aku sadar bahwa semua itu

Ternyata Otak Bersihkan Penyakit Saat Pemiliknya Tidur

Posted by anakgaring
Sebuah riset di AS menunjukkan bahwa saat mahluk hidup sedang tidur, otaknya justru bekerja membersihkan bibit-bibit penyakit yang ada di dalam tubuh.

Kesimpulan penelitian ini diperoleh ketika ilmuwan dari University of Rochester Medical Center, New York AS mendeteksi pembersihan penyakit pada otak tikus yang tidur. Ternyata otak tikus yang tidur lebih baik dalam memerangi penyakit daripada saat terjaga.



Dilansir USA Today, peneliti memasukkan suatu zat yang terbentuk dari penyakit Alzheimer, dan terbukti tikus yang tidur mampu menghapus penyakit itu lebih cepat.

Tim peneliti juga memperhatikan, sel otak cenderung menyusut selama tidur untuk mendukung penghapusan jenis penyakit. Pasalnya, kondisi itu memperlebar ruang antara sel-sel yang memungkinkan penyakit dengan mudah dibuang melewati ruang sel.

Nah, meski uji coba dilakukan pada otak tikus, peneliti utama Dr Maiken Nedergaard mengatakan, metode ini pun dapat berlaku pada otak manusia. Nantinya, jika terbukti berhasil pada manusia, ini akan membuka babak baru dalam dunia pengobatan manusia yang menderita penyakit Alzheimer dan penyakit sejenisnya.

Temuan ini pun mendapat respons positif oleh ilmuwan lain. "Sangat mungkin jika tidur bisa memperlambat kerusakan yang lebih lanjut," jelas Dr Clete Kushida, direktur medis Stanford Sleep Medicine Center melalui surel.

Penelitian juga menyimpulkan orang yang tak mendapatkan waktu istirahat cukup akan mengalami kesulitan belajar, membuat keputusan, dan lamban dalam bereaksi.

Penelitian itu didanai National Institute of Neurological Disorders and Stroke. Dalam sebuah pernyataan, Direktur Program lembaga itu, Jim Koenig mengatakan, penemuan itu dapat menjadi pendekatan baru untuk mengobati berbagai penyakit otak.


Sumber :
viva.co.id

(garing) Pengalaman dengan Cewek Cantik :)

Senin, 09 Desember 2013
Posted by anakgaring
missfish13.com
waktu lagi asyik - asyiknya baca novel sherlock holmes, telponku tiba - tiba berdering. Siapa sih yang ganggu - ganggu nelpon malem - malem, mana kisahnya lagi seru nih pikirku.  oh ternyata dari bibiku (saudara ibu), dia lagi nggak enak badan dan aku disuruh beli obat ke apotik.

Buru - buru aku hidupkan motor. Melesat menuju apotik, untung apotiknya masih buka, nggak malem - malem amat sih, baru jam 9 malem.
"beli obat ini bu," kataku sambil memberi resep obat pada karyawan apotik tersebut, atau bisa dibilang apoteker.

sementara duduk menunggu obat, kuperhatikan sekeliling. ternyata bukan hanya aku saja yang lagi nunggu obat di apotik tersebut, ada cewek cantik (relatif - red) juga yang jaraknya tiga kursi di kananku.
cepat - cepat kualihkan pandangan dari wajahnya ( jaga pandangan 'dikit',,,ceilaah) ,

saat mencoba mencuri pandang, cewek ini terlihat cengegesan dan tersenyum simpul ke arahku. hah! yang benar saja. kutengok ke kiri, nggak ada siapa - siapa. Hanya kami berdua yang berada di apotik itu. Berarti benar dia senyum kearahku.

tumben - tumbenan di senyumin cewek cantik, nggak rugi rasanya ninggalin novel sherlock holmes untuk ke apotik ini.

Tapi anehnya, dia terus saja cengegesan, sampai - sampai menutup mulut dengan tangannya, seperti seseorang yang menahan tawa karena sesuatu yang amat lucu. Wah jangan - jangan cewek ini agak 'korslet'.
aah cuek ajalah pikirku. .

tiba - tiba hp ku berdering,
"lil, kamu bawa sandalku yaa?, " kakakku yang cewek nelpon.
"nggak, masa' aku pakai sandal cewek?!," jawabku
"coba periksa, sandalmu sebelah kanan ada disini, sandalku yang sebelah kiri nggak ada,"

what, astagaaaa!!! sandal yang kupakai ke apotik satunya 'jepit' dan satunya lagi warna pink dihiasi manik - manik di atas dan pinggirnya.

Pantesaaann!!!!
i feel awkward. .kill me pleasee ;( . .,




(garing) Dia menjawab pertanyaanku Tentang Rukuk

Sabtu, 24 Agustus 2013
Posted by anakgaring

(garing) - Gerakan-gerakan shalat, pada dasarnya sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh dan ketenangan jiwa. Tapi dari kesekian gerakan shalat, udah lama aku bertanya dalam hati, bertanya kepada-Nya apa manfaat rukuk bagi tubuh.

Rukuk? Apa gunanya? Seperti sesuatu yang sia - sia. Tak ada gunanya. Namun, Dia menjawab pertanyaanku. Iyaa, Dia menjawabnya dengan cara yang luar biasa. 

Saat aku dalam keadaan sangat lelah. Membawa beban seberat 15 kilogram. Ditengah - tengah rute bukit penyesalan menuju puncak rinjani. Orang - orang menyebutnya bukit penyesalan. Karena banyak pendaki merasa menyesal telah memilih mendakinya. Setelah menanjaki satu bukit, banyak pendaki mengira mereka akan sampai. Tapi, dibaliknya ada bukit lagi, ada bukit lagi, dan ada bukit lagi. Kau akan melalui bukit ini jika berangkat dari pelawangan sembalun.

Lalu, dalam keadaan seperti itu, aku mencoba mengambil posisi rukuk. Dan waaaooww, dadaku yang sebelumnya sesak terasa plong, jantungku menjadi leluasa memompa darah, otakku yang sebelumnya pening terasa normal kembali. Sekitar 3 menit aku berada pada posisi ini, rasa lelah dan letih seakan tercabut seketika. What the great of rukuk!.

Akhirnya, aku berhasil menaklukkan puncak gunung rinjani. Sekaligus membayar lunas ambisiku mendirikan shalat fajar disana, di daratan tertinggi NTB, 3726 mdpl (meter diatas permukaan laut). Tepat dihari kemerdekaan indonesia, 17 agustus .


Jika kau berada disana, kau akan merasakan rasa nasionalime mu berada pada puncak tertinggi, serasa baru merdeka. Tepat pukul 06.30,para pendaki penakluk puncak rinjani mengibarkan bendera merah putih, menyanyikan lagu indonesia raya, bersama - sama. Di sambut cahaya sunrise. Membuat bulu kuduk merinding.
trek menuju puncak berpasir dan berbatu, trek yang membuat asa meloncat dari tubuh
capek terbayar lunas, sungguh sangat - sangat indah, indah kebersamaan, indah pemandangan, dan indah hati
Bangsa ini sungguh menakjubkan. Alhamdulillah.
17 agustus 2013 / 10 syawal 1434 H.

Nih, Rahasia Agar Selalu Beruntung

Rabu, 14 Agustus 2013
Posted by anakgaring
Apakah keberuntungan dan kesialan sudah suratan takdir? Adakah cara agar kita selalu jadi orang yang beruntung? Untuk mengetahui jawabannya, kita lihat penelitian berikut.
 
Dua sisi paradoks kehidupan ini rupanya menarik minat ilmuwan. Mengapa ada orang yang (merasa) selalu beruntung, sementara sebaliknya ada yang sial dan sial lagi? Professor Richard Wiseman dari University of Hertfordshire Inggris, mencoba meneliti hal-hal yang membedakan orang-orang beruntung dengan yang sial. Proyek penelitannya disebut: The Luck Project.
 

Metode penelitiannya sebagai berikut:
 
Wiseman merekrut sekelompok orang yang merasa hidupnya selalu untung, dan sekelompok lain yang hidupnya selalu sial. Memang kesannya seperti main-main, bagaimana mungkin keberuntungan bisa diteliti. Namun ternyata memang orang yang beruntung bertindak berbeda dengan mereka yang sial.
 
Dalam salah satu sesi The Luck Project ini, Wiseman memberikan tugas untuk menghitung berapa jumlah foto dalam koran yang dibagikan kepada 2 kelompok tadi. Orang-orang dari kelompok sial memerlukan waktu rata-rata 2 menit untuk menyelesaikan tugas ini. Sementara mereka dari kelompok si Untung hanya perlu beberapa detik saja! Lho kok bisa?
 
Ya, karena sebelumnya pada halaman ke-2, Wiseman telah meletakkan tulisan yang tidak kecil berbunyi "Berhenti menghitung sekarang! ada 43 gambar di koran ini". Kelompol sial melewatkan tulisan ini ketika asyik menghitung gambar.
 
Bahkan, lebih iseng lagi, di tengah-tengah koran, Wiseman menaruh pesan lain yang bunyinya: "Berhenti menghitung sekarang dan beritahu ke peneliti Anda menemukan ini, dan menangkan $250!". Lagi-lagi kelompok sial melewatkan pesan tadi! Memang benar-benar sial.
 
Singkatnya, dari penelitian yang diklaimnya "scientific" ini, Wiseman menemukan 4 faktor yang membedakan mereka yang beruntung dari yang sial:

 
1. Sikap terhadap peluang
 
Orang beruntung ternyata memang lebih terbuka terhadap peluang. Mereka lebih peka terhadap adanya peluang, pandai menciptakan peluang, dan bertindak ketika peluang datang.
 
Ternyata orang-orang yang beruntung memiliki sikap yang lebih rileks dan terbuka terhadap pengalaman-pengalaman baru. Mereka lebih terbuka terhadap interaksi dengan orang-orang yang baru dikenal, dan menciptakan jaringan-jaringan sosial baru. Orang yang sial lebih tegang sehingga tertutup terhadap kemungkinan-kemungkinan baru.
 
Warren Buffet/apollokidz.com

Sebagai contoh, ketika Barnett Helzberg seorang pemilik toko permata di New York hendak menjual toko permatanya, tanpa disengaja sewaktu berjalan di depan Plaza Hotel, dia mendengar seorang wanita memanggil pria di sebelahnya: "Mr. Buffet!" Hanya kejadian sekilas yang mungkin akan dilewatkan kebanyakan orang yang kurang beruntung. Tapi Helzber berpikir lain, ia berpikir jika pria di sebelahnya ternyata adalah Warren Buffet, salah seorang investor terbesar di Amerika, maka dia berpeluang menawarkan jaringan toko permatanya.
 
Maka Helzberg segera menyapa pria di sebelahnya, dan betul ternyata dia adalah Warren Buffet. Perkenalan pun terjadi dan Helzberg yang sebelumnya sama sekali tidak mengenal Warren Buffet, berhasil menawarkan bisnisnya secara langsung kepada Buffet, face to face. Setahun kemudian, Buffet setuju membeli jaringan toko permata milik Helzberg. Betul-betul beruntung.

 
2. Menggunakan intuisi dalam membuat keputusan
 
Orang yang beruntung ternyata lebih mengandalkan intuisi daripada logika. Keputusan-keputusan penting yang dilakukan oleh orang beruntung ternyata sebagian besar dilakukan atas dasar bisikan "hati nurani" (intuisi) daripada hasil otak-atik angka yang canggih.
 

Angka-angka akan sangat membantu, tapi final decision umumnya dari "gut feeling". Yang barangkali sulit bagi orang yang sial adalah, bisikan hati nurani tadi akan sulit kita dengar jika otak kita pusing dengan penalaran yang tak berkesudahan.
 
Makanya orang beruntung umumnya memiliki metoda untuk mempertajam intuisi mereka, misalnya melalui meditasi yang teratur. Pada kondisi mental yang tenang, dan pikiran yang jernih, intuisi akan lebih mudah diakses. Dan makin sering digunakan, intuisi kita juga akan semakin tajam.

 
3. Selalu berharap kebaikan akan datang
 
Orang yang beruntung ternyata selalu ge-er terhadap kehidupan. Selalu berprasangka baik bahwa kebaikan akan datang kepadanya. Dengan sikap mental yang demikian, mereka lebih tahan terhadap ujian yang menimpa mereka, dan akan lebih positif dalam berinteraksi dengan orang lain.
 
Coba saja lakukan tes sendiri secara sederhana. Tanya orang sukses yang kamu kenal, bagaimana prospek bisnis ke depan. Pasti mereka akan menceritakan optimisme dan harapan.

 
4. Mengubah hal yang buruk menjadi baik
 
Orang-orang beruntung sangat pandai menghadapi situasi buruk dan merubahnya menjadi kebaikan. Bagi mereka, setiap situasi selalu ada sisi baiknya.
 
Dalam salah satu tesnya Prof Wiseman meminta para relawan untuk membayangkan sedang pergi ke bank, dan tiba-tiba bank tersebut diserbu kawanan perampok bersenjata.
 

Reaksi orang dari kelompok sial umunya adalah: "Wah sial bener ada di tengah-tengah perampokan begitu". Sementara reaksi orang beruntung, misalnya adalah: "Untung saya ada di sana, saya bisa menuliskan pengalaman saya untuk media dan dapat duit".
 
Apapun situasinya, orang yang beruntung pokoknya untung terus. Mereka dengan cepat mampu beradaptasi dengan situasi buruk dan merubahnya menjadi keberuntungan.

 
=====


Sekarang, bagaimana kita menyikapi kesimpulan Richard Wiseman? 4 faktor di atas adalah kunci untuk mendapatkan keberuntungan. Intinya adalah: memiliki rasa syukur dan selalu berpikir positif.
 
Dengan terus memupuk rasa syukur dan berpikir positif, hati kita menjadi 'ringan' dan hasilnya: memancarkan aura positif yang mendatangkan banyak kebaikan bagi kita.
 
Semoga kita termasuk orang-orang yang beruntung...
 


Sumber